6 Keunggulan SIMKAH Berbasis Web

Sistem Informasi Administrasi Nikah atau yang lebih dikenal dengan nama SIMKAH yang selama ini dipakai oleh KUA merupakan inovasi yang berasal dari akar rumput. Aplikasi ini memudahkan KUA dalam mengelola administrasi nikah, mulai dari pendaftaran sampai dengan pencetakan.

Seiring dengan perkembangan yang ada Dirjen Bimas Islam sebagai penanggungjawab, melakukan inovasi layanan publik berbasis IT, dengan mengembangkan Sistem Informasi Administrasi Nikah berbasis Web (Simkah Web). Seyogyanya Aplikasi Simkah berbasis Web akan dilaunching pada pertengah Januari 2018, namun entah kenapa sampai pertengahan bulan Maret 2018 belum juga dilakukan launching.

Berdasarkan informasi yang diliris laman Kemenag.go.id, pada hari selasa tanggal 20 Maret 2018 telah dilakukan pra launching Aplikasi Simkah Web di Jakarta untuk menjaring masukan dan saran perbaikan dari user khususnya Operator Simkah di KUA sebelum dirilis oleh Menteri Agama Lukman Hakim.

Baca: SIMKAH Berbasis Web Siap Diluncurkan

Kasubdit Mutu dan Prasarana KUA, Anwar Saadi Ditjen Bimas Islam juga akan melakukan uji publik aplikasi ini di daerah. Mengawali hal itu, pada 21 - 23 Maret mendatang, aplikasi ini akan dikenalkan  kepada seluruh pejabat teknis Kanwil Kemenag Provinsi di Indonesia.

Lantas apa keunggulan aplikasi SIMKAH web ini? Anwar menjelaskan beberapa hal. Pertama, aplikasi ini terintegrasi dengan data pada kementerian terkait secara nasional. Misalnya, Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dari Kemdagri, Sistem Informasi PNBP Online (SIMPONI) dari Kemenkeu, dan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) dari Mahkamah Agung.

Kedua, saat mencetak buku nikah, akan keluar QR Code yang terkoneksi dengan aplikasi. Ini merupakan fitur security (keamanan) untuk menjaga buku nikah tidak mudah dipalsukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

Ketiga, laporan data nikah dan PNBP nikah-rujuk dapat dilihat secara real-time. Ini akan memudahkan monitoring pelaksanaan nikah secara nasional, termasuk dapat memantau ketersediaan buku nikah pada setiap wilayah.

Keempat, pendaftaran nikah dapat dilakukan secara online. Catin dapat mengisi data awal dan booking jadwal nikah yang diinginkan. Namun demikian, catin tetap harus menyerahkan dokumen fisik kepada petugas KUA. “Pendafataran online dapat membantu catin saat akan melihat dan menentukan jadwal nikah,” ucap Anwar.

Kelima, aplikasi ini juga menyajikan variabel data yang lebih banyak dengan kategori tertentu, misalnya data pernikahan berdasarkan usia, pendidikan, pekerjaan, dan lain-lain.

Keenam, antar KUA terkoneksi secara realtime. Saat masyarakat mengajukan surat rekomendasi nikah dan legalisasi buku nikah, maka akan muncul notifikasi. “Ini akan memudahkan masyarakat dalam pengurusan dokumen nikah dengan mudah, praktis, dan aman,” jelasnya.

3 Responses to "6 Keunggulan SIMKAH Berbasis Web"

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. sebaiknya simkah web bisa disempurnakan.... data bisa diintegrasikan dengan laporan PNBP dan KNP penghulu dll

    ReplyDelete
    Replies
    1. simkah web masih dalam masa penyempurnaan, makanya perlu dukungan semua pihak terutama KUA sebagai pengguna

      Delete

Silahkan tinggalkan komentar disini. Jika ada komentar yang mengandung unsur SARA, Pornografi, Pornoaksi, Menghina Seseorang/Lembaga, Judi, maka admin akan langsung menghapusnya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel