Ini Dia Hasil Validasi Data Hisab Awal Bulan Sampai Gerhana Matahari 2020

Info Bimas – Assalamu’alaikum sobat info bimas, baru-baru ini telah dilaksanakan kegiatan Temu Kerja Hisab Rukyat Tahun 2018 yang dihadiri sejumlah Pakar Falak dan Astonomi.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Ahmad Juraidi, yang berlangsung mulai dari tanggal 23 s.d. 25 April 2018 M di Hotel Sylvia Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur.

Seperti yang dilansir laman bimasislam.kemenag.go.id kegiatan ini menghasilkan keputusan tentang validasi data Hisab awal bulan Ramadhan, Syawal dan Zulhijah 1439 H, awal bulan Hijriah selama tahun 2020, peta ketinggian hilal tahun 2020, Gerhana Matahari dan Bulan tahun 2020.

Pertama, Ramadan 1439 H, semua sistem hisab sepakat bahwa ijtimak awal Ramadan 1439 H jatuh pada hari Selasa, tanggal 15 Mei 2018 M sekitar pukul 18:48 WIB. Tinggi hilal pada saat Matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia antara -1° 36’ sampai -0° 2’. Rukyat dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 15 Mei 2018 M, demikian pesan tertulis yang disampaikan kepada bimasislam.

Kedua, Syawal 1439 H, semua sistem hisab sepakat bahwa ijtimak awal Syawal 1439 H jatuh pada hari Kamis, tanggal 14 Juni 2018 M sekitar pukul 02:43 WIB. Tinggi hilal pada saat Matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia antara 6° 4’ sampai 7° 34’. Rukyat dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 14 Juni 2018 M.

Ketiga, Zulhijah 1439 H, semua sistem hisab sepakat bahwa ijtimak awal Zulhijjah 1439 H jatuh pada hari Sabtu, tanggal 11 Agustus 2018 M sekitar pukul 16:58 WIB. Tinggi hilal pada saat Matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia antara -1° 43’ sampai 0° 14’. Rukyat dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 11 Agustus 2018 M.

Sementara itu, mengenai validasi hisab awal Bulan Hijriah Tahun 2020 M sebagai berikut:
  1. Tanggal 1 Jumadal Akhirah 1441 H jatuh pada hari Ahad Legi, tanggal 26 Januari 2020 M
  2. Tanggal 1 Rajab 1441 H jatuh pada hari Selasa Legi, tanggal 25 Februari 2020 M
  3. Tanggal 1 Sya`ban 1441 H jatuh pada hari Kamis Legi, tanggal 26 Maret 2020 M
  4. Tanggal 1 Ramadan 1441 H jatuh pada hari Jum`at Kliwon, tanggal 24 April 2020 M
  5. Tanggal 1 Syawal 1441 jatuh pada hari Ahad Kliwon, tanggal 24 Mei 2020 M
  6. Tanggal 1 Zulqa`dah 1441 H jatuh pada hari Selasa Kliwon, tanggal 23 Juni 2020 M
  7. Tanggal 1 Zulhijjah 1441 H jatuh pada hari Rabu Wage, tanggal 22 Juli 2020 M
  8. Tanggal 1 Muharram 1441 H jatuh pada hari Kamis Pon, tanggal 20 Agustus 2020 M
  9. Tanggal 1 Shafar 1442 H jatuh pada hari Sabtu Pon, tanggal 19 September2020 M
  10. Tanggal 1 Rabi`ul Awal1442 H jatuh pada hari Ahad Pahing, tanggal 18Oktober 2020 M
  11. Tanggal 1 Rabi`ul Akhir1442 H jatuh pada hari Selasa Pahing, tanggal 17 November 2020 M
  12. Tanggal 1 Jumadal Ula1442 H jatuh pada hari Rabu Legi, tanggal 16 Desember 2020 M
Yang tidak kalah penting dan membuat penasaran adalah terkait Gerhana Bulan dan Matahari Tahun 2020, nah berikut hasilnya:
  1. Gerhana bulan Penumbra 10 Januari 2020 tengah bulan Jumadil Awal 1441 Hijriah teramati dari seluruh wilayah Indonesia. Jalur gerhana melewati Eropa, Afrika, Asia dan Australia.
  2. Gerhana Bulan Penumbra 5 Juni 2020 tengah Bulan Syawal 1441 Hijriah teramati dari seluruh wilayah Indonesia, jalur gerhana melewati Eropa, Afrika, Asia dan Australia.
  3. Gerhana Matahari Annular 9cincin) 21 Juni 2020 menjelang awal bulan Zulkaidah 1441 Hijriah teramati dari sebagian wilayah Indonesia sebagai gerhana matahari parsial. Jalur gerhana melewati: Afrika, Eropa bagian Tenggara dan Asia. (cincin: Afrika bagian tengah, Asia bagian Selayan, China dan pasifik.
  4. Gerhana bulan Penumbra 5 Juli 2020 tengah bulan Rabiul Akhir 1442 Hijriah tidak teramati dari wilayah Indonesia. Jalur gerhana melewati Amerika, Eropa bagian Barat Daya dan Afrika.
  5. Gerhana bulan Penumbra 30 November 2020 tengah bulan Zulkaidah 1441 Hijriah teramati dari seluruh wilayah Indonesia. Jalur gerhana melewati Asia, Australia, Psifik dan Amerika.
  6. Gerhana Matahari Total 14 Desember 2020 menjelang awal bulan Jumadil Awal 1442 Hijriah tidak teramati dari wilayah Indonesia. Jalur gerhana melewati lautan Pasifik, Amerika Selatan bagian Selatan dan Antartika. (Total: pasifik bagian selatan, Chili, Argentina, Atlantik bagian selatan).

Sumber: bimasislam.kemenag.go.id

0 Response to "Ini Dia Hasil Validasi Data Hisab Awal Bulan Sampai Gerhana Matahari 2020"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar disini. Jika ada komentar yang mengandung unsur SARA, Pornografi, Pornoaksi, Menghina Seseorang/Lembaga, Judi, maka admin akan langsung menghapusnya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel