Ingin Setoran Pajak Berkurang? Bayarlah Zakat

Info Bimas – Assalamu’alaikum sobat info bimas, sebagai umat Islam kita diwajibkan untuk mengeluarkan zakat bagi yang telah mencapai nishab dan haul. Selain itu, sebagai warga Negara Indonesia, umat muslim juga kenakan kewajiban untuk membayar pajak ke Negara. Kedua kewajiban ini tentunya sangat memberatkan bagi warga muslim Indonesia yang menjadi wajib pajak.

Tapi tenang saja sob, sekarang bayar zakat dapat mengurangi pembayaran pajak bagi umat muslim Indonesia yang menjadi wajib pajak. Hal itu terlihat dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan yang telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 dan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2010 disebutkan bahwa zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib dikurangkan dari penghasilan bruto.

Namun tidak setiap pembayaran zakat dapat mengurangi penghasilan bruto. Hanya pembayaran zakat yang melalui Baznas, Baznas Provinsi, Baznas Kabupaten/Kota dan Lembaga Amil Zakat yang teregister Dirjen Pajak yang pembayaran zakatnya bisa mengurangi penghasilan bruto untuk perhitungan pajak.

Mekanisme Pengurangan Zakat dari Penghasilan Bruto

Mekanisme pengurangan zakat dari penghasilan bruto, bisa sobat temua dalam Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-6/PJ/2011 Tahun 2011 tentang Pelaksanaan Pembayaran dan Pembuatan Bukti Pembayaran Zakat atau Sumbangan Keagamaan yang Sifatnya Wajib yang Dapat Dikurangkan dari Penghasilan Bruto.

Pasal 2

(1). Wajib Pajak yang melakukan pengurangan zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, wajib melampirkan fotokopi bukti pembayaran pada Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan Tahun Pajak dilakukannya pengurangan zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib.

(2). Bukti pembayaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) :

a dapat berupa bukti pembayaran secara langsung atau melalui transfer rekening bank, atau pembayaran melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM), dan

b paling sedikit memuat:
1) Nama lengkap Wajib Pajak dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) pembayar;
2) Jumlah pembayaran;
3) Tanggal pembayaran;
4) Nama badan amil zakat; lembaga amil zakat; atau lembaga keagamaan yang dibentuk atau disahkan Pemerintah; dan
5) Tanda tangan petugas badan amil zakat; lembaga amil zakat; atau lembaga keagamaan, yang dibentuk atau disahkan Pemerintah, di bukti pembayaran, apabila pembayaran secara langsung; atau
6) Validasi petugas bank pada bukti pembayaran apabila pembayaran melalui transfer rekening bank.
Pasal 3

Zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib tidak dapat dikurangkan dari penghasilan bruto apabila :
  • tidak dibayarkan oleh Wajib Pajak kepada badan amil zakat; lembaga amil zakat; atau lembaga keagamaan, yang dibentuk atau disahkan Pemerintah; dan/atau
  • bukti pembayarannya tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (2).
Pasal 4

(1). Pengurangan zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak yang bersangkutan dalam Tahun Pajak dibayarkan zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib tersebut.

(2). Dalam Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan, zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib sebagaimana ayat (1) dilaporkan untuk menentukan penghasilan neto.

Daftar Lembaga Zakat yang Disahkan

Badan/Lembaga sebagai penerima zakat yang sifatnya wajib yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto adalah:

Badan Amil Zakat

  1. Baznas berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat
  2. Baznas Provinsi berdasarkan KMA Nomor 186 TAhun 2016
  3. Baznas Kabupaten/Kota berdasarkan Kepdirjen Bimas Islam Nomor Dj.III/499 Tahun 2016

Lembaga Amil Zakat (LAZ) Skala Nasional

  1. LAZ Rumah Zakat berdasarkan KMA NOmor 421 Tahun 2015
  2. LAZ Nurul Hayat berdasarkan KMA Nomor 422 TAhun 2015
  3. LAZ Inisiatif Indonesia berdasarkan KMA Nomor 423 Tahun 2015
  4. LAZ Baitul Maal Hidayatullah berdasarkan KMA Nomor 425 Tahun 2015
  5. Yayasan Lembaga Manajemen Infaq berdasarkan KMA Nomor 184 Tahun 2016
  6. Yayasan Yatim Mandiri Surabaya berdasarkan KMA Nomor 185 Tahun 2016
  7. Yayan Dompet Dhuafa Republika berdasarkan KMA Nomor 239 Tahun 2016
  8. Yayasan Pesantren Islam Al Azhar berdasarkan KMA Nomor 240 Tahun 2016
  9. Yayasan Baitul Maal Muamalat berdasarkan KMA Nomor 256 Tahun 2016
  10. Yayasan Daarut Tauhid berdasarkan KMA Nomor 257 Tahun 2016
  11. Yayasan Dana Sosial Al Falah berdasarkan KMA Nomor 524 TAhun 2016
  12. Yayasan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia berdasarkan KMA Nomor 712 Tahun 2016
  13. Yayasan Global Zakat berdasarkan KMA Nomor 731 Tahun 2016
  14. LAZ Perkumpulan Persatuan Islam berdasarkan KMA Nomor 865 Tahun 2016

Lembaga Amil Zakat SKala Provinsi

  1. Yayasan Solo Peduli Ummat berdasarkan Kepdirjen Bimas Islam Nomor Dj.III/271 Tahun 2016
  2. Yayasan Dompet Amal Sejahtera Ibnu Abbas NTB berdasarkan Kepdirjen Bimas Islam Nomor Dj.III/391 Tahun 2016
  3. Yayasan Baitul Maal Forum Komunikasi Aktifis Masjid berdasarkan Kepdirjen Bimas Islam Nomor Dj.III/392 Tahun 2016
  4. Yayasan Dana PEduli Ummat Kaltim berdasarkan Kepdirjen Bimas Islam Nomor Dj.III/515 Tahun 2016
  5. Yayasan Dhompet Sosial Madani Bali berdasarkan Kepdirjen Bimas Islam Nomor Dj.III/563 Tahun 2016
  6. Yayasan Sinergi Foundation berdasarkan Kepdirjen Bimas Islam Nomor Dj.III/564 Tahun 2016
  7. Yayasan Harapan Dhuafa Banten berdasarkan Kepdirjen Bimas Islam Nomor Dj.III/651 Tahun 2016

Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah (LAZIS)

  1. Yayasan LAZIS NU berdasarkan KMA Nomor 255 Tahun 2016
  2. LAZIS Muhammadiyah berdasarkan KMA Nomor 730 TAhun 2016
Sumber: Website Dirjen Pajak

0 Response to "Ingin Setoran Pajak Berkurang? Bayarlah Zakat"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar disini. Jika ada komentar yang mengandung unsur SARA, Pornografi, Pornoaksi, Menghina Seseorang/Lembaga, Judi, maka admin akan langsung menghapusnya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel